PORDASI Makassar dan Dinamika Pengelolaan Olahraga Berkuda
On Jumat, Januari 02, 2026
Pelantikan Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Makassar pada 9 Agustus 2025 dapat dipahami sebagai bagian dari proses penguatan tata kelola organisasi olahraga berkuda di tingkat kota. Pergantian kepengurusan ini menjadi titik awal bagi konsolidasi program dan penataan arah pembinaan yang lebih terstruktur.
Kepengurusan baru yang dipimpin oleh Dr. Ir. Syahriadi Kadir, M.Si. sebagai Ketua dan Dr. Ir. Sahiruddin Sabile, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng. sebagai Sekretaris memperlihatkan upaya menghadirkan kombinasi latar belakang keilmuan, manajerial, dan teknis. Pendekatan ini relevASA, karena olahraga berkuda memiliki keterkaitan erat dengan aspek peternakan, kesehatan hewan, serta manajemen organisasi olahraga.
Pernyataan Dr. Ir. Syahriadi Kadir, M.Si., yang juga menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Pemanfaatan Aset Universitas Hasanuddin, mengenai pentingnya percepatan pelaksanaan program kerja mencerminkan harapan agar organisasi dapat segera bergerak aktif. Dalam konteks pembinaan olahraga, percepatan tersebut tetap perlu diiringi dengan perencanaan yang matang agar setiap program berjalan secara berkelanjutan dan terukur.
Pandangan serupa disampaikan oleh Dr. Ir. Sahiruddin Sabile, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng., yang juga Direktur Eksekutif Ujungpena Institute, terkait dukungan sumber daya manusia dari berbagai pemangku kepentingan. Keterlibatan unsur birokrasi, seperti Ir. Gunadi, S.Pt., IPM. dan Ir. Rusdianto, S.Pt., M.Si., IPM. dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan, memberi ruang bagi terbangunnya sinergi antara organisasi olahraga dan institusi pemerintah.
Selain itu, kehadiran akademisi dan tenaga profesional kesehatan hewan menjadi modal penting dalam memperkaya perspektif pengelolaan organisasi. Keterlibatan Dr. Muhammad Anshar, S.Pt., M.Si., Dr. Andy, S.Pt., M.Si., Dr. Ir. Zulkharnaim, S.Pt., M.Si., IPM., serta para dokter hewan drh. A. Achmad Rifaldi, M.Si., drh. Muh. Zulfadhilah, M.Sc., drh. Nuralif Bahmid, M.Si., dan drh. Hafidin Lukman membuka peluang penerapan pendekatan yang lebih berbasis keilmuan dan pengalaman praktis dalam pembinaan olahraga berkuda.
Dalam konteks tersebut, dinamika kepengurusan PORDASI Kota Makassar periode 2024–2029 akan berkembang seiring dengan pelaksanaan program yang telah dirancang. Keberhasilan organisasi ini dapat dilihat dari kesinambungan pembinaan atlet, kualitas tata kelola organisasi, serta kemampuan membangun kerja sama lintas sektor secara konsisten. Pelantikan menjadi titik awal, sementara proses kerja dan hasil jangka panjang akan menjadi penentu arah PORDASI Makassar ke depan.
Sumber : https://matakita.co/


.jpg)
